BISNIS

Perspektif Investasi Property Generasi Milenial di Kota Makassar

Published

on

Makassar, Caption.id – Melihat proyeksi dan populasi yang cukup besar, banyak sektor usaha yang menyasar generasi milenial, tidak terkecuali bidang property. Sebagai generasi yang bernapas di era digitalisasi, generasi milenial bergerak lebih cepat, mulai dari akses informasi, hingga kemampuan finansial yang dapat diperoleh lebih dini. Itulah sebabnya, pengembang property menyasar generasi ini. Tetapi tantangannya adalah perspektif generasi milenial yang belum memprioritaskan property sebagai aset atau investasi.

Berdasarkan survei RuangWanita, yang berada di rentang usia generasi milineal terhadap perspektif mereka terhadap investasi properti. Sebesar 42% menghabiskan dari income untuk pengeluaran konsumtif (seperti travelling, membeli gadegt dan nongkrong), sisanya 34% untuk kebutuhan pokok, hanya 15% yang disimpan sebagai tabungan. Bentuk simpanan pribadi pun, sebesar 65% dalam bentuk rekening tabungan, dan 35% dalam bentuk financial invesment atau tabungan jangka panjang.

Sebelum menyimpulkan generasi milenial sebagia pasar potensial, pengembang property juga harus meningkatkan daya beli dengan literasi akan proyeksi investasi property, harga jual kembali, hingga biaya pemeliharaan yang terjangkau. Pandemi Covid-19 yang mengharuskan sistem kerja dari rumah (work from home) hingga remote work system, tentunya akan memperbesar keinginan akan hunian pribadi yang baik dan mendukung sistem kerja tersebut.

Dimulainya era new normal, membuat kita bisa mengurangi pengeluaran konsumtif  dan berpikir ulang kalau saat ini adalah waktu yang tepat memulai membeli aset property karena harganya yang turun. Dengan memulai menyisihkan penghasilan di awal usia 20an, bukan tidak mungkin investasi properti bisa dijadikan sebagai aset masa depan dan hari tua.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version